Jantung Berdebar Berbahayakah? Ini
Penyebabnya – Pernahkah Anda mengalami jantung berdebar dengan sangat cepat
dan keras seperti tidak biasa? Ini mungkin bisa sangat mengganggu sekali bagian
sebagian besar orang, dan juga sangat menakutkan. Padahal, sebenarnya jantung
yang berdebar, atau disebut juga dengan palpitasi ini bukanlah sebuah pertanda
dari penyakit yang berbahaya atau penyakit yang serius.
Baca juga: Ciri
Kanker Rahim dan Diagnosanya
Karena masalah
ini bisa hilang dengan sendirinya. Umumnya, penyebab dari kejadian jantung
berdebar ini bisa terjadi dikarenakan rasa gelisah, stress berat, terlalu
banyak mengkonsumsi nikotin, cafein, dan alkohol. Bahkan, bagi wanita hamil pun
juga kerap mengalami gejala ini. Hanya saja, ada juga beberapa kasus yang harus
tetap diwaspadai, meskipun ini jarang terjadi. Karena bisa saja ini adalah
pertanda dari penyakit jantung yang mematikan.
Ini Dia Penyebab jantung Berdebar
Anda harus
lebih waspada bila gejala jantung berdebar ini disertai dengan rasa pusing,
sesak nafas, nyeri dada, bahkan sampai dengan hampir pingsan atau sampai dengan
pingsan. Bila ini terjadi, Anda harus segera mencari bantuan dari para medis.
Namun, selain itu, ada juga sejumlah dari penyebab masalah ini yang meliputi di
bawah ini:
-
Gejala panik dan terlalu emosi, dikarenakan
stress, takut, dan gelisah.
-
Melakukan kegiatan fisik yang begitu berat.
-
Mengkonsumsi alkohol, nikotin, cafein, dan
sejumlah obat-obatan ilegal.
-
Mengalami masalah penyakit tiroid, anemia, kadar
gula darah yang rendah, tekanan darah yang rendah, dehidrasi, dan mengalami
demam.
-
Adanya perubahan hormon saat menstruasi,
terjadinya kehamilan, sebelum mengalami menopause.
-
Sedang melakukan pengobatan, misalnya saja
mengkonsumsi obat, pil diet, inhaler asma, dekongestan, dan beberapa obat yang
biasa digunakan untuk mencegah terjadinya aritmia dan mengobati penyakit
tiroid.
-
Pemakaian obat herbal dan suplemen tertentu.
-
Kadar elektrolit dalam tubuh yang tidak
seimbang.
-
Karena faktor makanan yang mengandung lemak,
gula, dan karbohidrat tinggi. Dan biasanya juga dikarenakan makanan yang banyak
mengandung nitrat, MSG, natrium. Bagi orang yang sensitif, biasanya mereka akan
mengalami masalah ini.
Namun, bila
gejala jantung berdebar ini disertai dengan gejala seperti yang sudah kami
sebutkan sebelumnya maka bisa jadi jantung Anda sedang bermasalah. Bisa saja
itu adalah awal dari serangan jantung, karena penyakit arteri koroner atau
jantung koroner, mengalami gagal jantung, katup jantung yang bermasalah,
mengalami masalah pada otot jantung. Bila Anda sudah sampai pingsan, sebaiknya
lakukan pemeriksaan di bawah ini untuk lebih lanjutnya, antara lain:
-
EKG atau electrocardiogram, yaitu tes yang bisa
dialkukan ketika sedang berolahraga atau beristirahat menggunalan sinyal
elektrik jantung.
-
Dengan holter selama 24 jam sampai dengan 48
jam.
-
Event recording, yaitu memakai gadget yang
dipegang untuk mencatat sinyal elektrik dari jantung saat jantung sedang
berdebar.
-
X-ray dada. Bila ditemukan adanya cairan dalam
paru-paru, bisa jadi Anda mengalami gagal jantng.
-
Echocardiogram, ini adalah sebuah tes USG untuk
jantung agar mendapat info secara detail dari fungsi dan struktur jantung.
Yang pasti,
masalah gejala jantung yang berdebar dikarenakan masalah jantung ini tidak
boleh Anda sepelekan begitu saja. Karena, bila sudah sampai parah, maka Anda
bisa mengalami serangan jantung dan bisa mengalami gagal jantung yang dapat
membuat nyawa Anda menjadi terancam. Namun, bila penyebab masalah ini adalah
dikarenakan bagian katup jantung, bisa jadi telah terjadi gumpalan darah yang
membuat aliran darah ke pembuluh otak menjadi tersumbat, sehingga terjadilah
penyakit stroke.