Penjelasan dan Cara Mengobati Demam Berdarah Dengan Cara Alami - Demam berdarah atau demam dengue merupakan salah satu penyakit yang bisa membuat suhu tubuh penderita jadi sangat tinggi disertai dengan nyeri sendi, sakit kepala, oto, tulang dan nyeri di bagian belakang mata.
Penyebab demam berdarah
Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue lewat gigitan nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus yang banyak berkembang di daerah adat dengan iklim hangat serta lembap.
Ada beberapa jenis tanaman alami yang bisa digunakan untuk mengatasi demam berdarah ini yang digunakan sebagai obat tradisional, simak ulasan selengkapnya dari
sehatpenting.com di bawah ini.
Baca Juga: Mengenal dan Mengatasi Asma Dengan Cara Ampuh Tradisional
Pepaya atau carica papaya
Untuk membuat obat demam berdarah, maka gunakan daun pepaya jantan atau pepaya gandul dan daun ini mempunyai banyak enzim seperti karpain, papain, nikotin, kontinin, miosmin, pseudokarpain dan juga glikosida karposid.
Kegunaan dari empiris daun pepaya gandul adalah pada getah daun muda bisa digunakan sebagai obat pencahar, untuk daun bisa merangsang sekresi empedu untuk obat sakit perut, malaria, cacing dan membantu proses pencernaan.
Meniran atau phyllanthus niruri
Meniran mempunyai khasiat untuk obat anti virus dan memiliki kandungan senyawa seperti tanin, triterpenoid, asam fenolat, flavonoid dan alkaloid.
Rebusan dari daun meniran bisa digunakan untuk penyakit hati, diuretik untuk ginjal dan hati, penyakit kelamin, kolik, obat batuk, antidiare, sariawan dan tonik lambung.
Meniran juga berguna untuk menghambat enzim reverse transcriptase dari retrovirus, anti bakteri, anti diare dan penyakit gastrointestinal lainnya.
Kunyit atau curcuma domestica
Sudah sejak lama, kunyit di pakai untuk ramuan obat tradisional untuk banyak penyakit seperti stimulan, karminatif, stomakik, haematik, luka lambung dan ulser, anti spasmodik, gangguan pencernaan, anti imflamasi dan lainnya.
Dalam kunyit terkandung minyak atsiri dan zat berkhasiat dari kurkuminoid kurkumin I, II, dan III.
Kunyit berguna untuk anti mikroba, antivirus HIV, antioksidan, anti tumor, menghambat sel tumor, mengobati sakit pencernaan, rematik dan lain sebagainya.
Temu ireng atau curcuma aeruginosa
Temu ireng juga sering digunakan untuk mengobati sel hati yang mengalami kerusakan seperti yang dialami penderita demam berdarah.
Selain itu kunyit juga berguna sebagai obat kolik, luka lambung serta usus, menambah nafsu makan, mencegah obesitas, rematik, anthelmintik dan lain sebagainya.
Dalam temu ireng terdapat minyak astiri, alkaloid, saponin, damar, patri, lemak dan kurkuminoid (kurkumin I, II, dan III).
Jambu biji atau psidium guajava
Daun biji memiliki ssifat antibiotik sebagai obat diare, obat pencahar dan tanin untuk mempersempit urat darah.
Di dalam daun jambu terkandung minyak astiri, minyak lemak, tanin dan minyak malat, daun jambu biji berguna untuk menghambat aktivitas enzim reverse transcriptase dan juga virus dengue.