Deteksi Penyakit Lupus Sejak Dini, Ini Caranya – Kali ini akan kami berikan sedikit ulasan tentang penyakit lupus. Dimana bila Anda menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini dengan kata Ya, sebanyak 4 bahkan lebih dari beberapa pertanyaan yang disampaikan di bawah ini, itu artinya Anda harus segera mendatangi dokter spesialis untuk penyakit dalam. Mau tahu alasannya? Hal ini dikarenakan mereka yang sudah menjawab kata ya sebanyak 4 bahkan lebih itu sudah termasuk dalam gejala terkena Lupus. Hal initelah disampaikan oleh Dr. Sumariyono, SpPD-KR yang berasal dari Divisi Reumatologi Departemen dari Ilmu Penyakit Dalam dalam FKUI-RSCM, di Jakarta.

Pada dasarnya, penyakit lupus itu disebut juga dengan LED. Yaitu Lupus Eritematosus Sistemik, dimana kata LES itu sendiri merupakan sebuah radang yang terjadi di dalam semua bagian tubuh dikarenakan auto imun. Yaitu sebuah penyakit yang terjadi dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang tidak bekerja dengan baik di dalam tubuh. Dimana sistem imun yang harusnya dapat merespon untuk menghilangkan semua zat asing yang ada di dalam tubuh, namun justru malah menyerang di semua bagian tubuh sang penderita sendiri.
Karena itulah, penyakit ini sering disebut juga dengan penyakit seribu wajah. Karena penyakit ini telah bersembunyi di balik dari gejala penyakit yang lain. Umumnya penyakit ini juga kerap muncul di dalam semua sistem organ tubuh. Misalnya saja seperti ginjal, anggota gerak, sistem saraf, paru-paru, jantung, kulit, dan juga sel-sel darah. Penyakit ini juga bisa terjadi karena faktor keturunan. Ada pula yang disebabkan oleh faktor lingkungan, dikarenakan paparan dari sinar ultra violet Batau UVB yang terlalu tinggi. Umumnya sinar ini terjadi di antara jam 11 siang sampai dngan di jam 3 sore. Di bawah ini adalah beberapa pertanda khusus saat seseorang mengalami penyakit lupus dan harus segera diperiksakan ke dokter specialis, antara lain:
1. Demam hingga mencapai suhu yang tinggi sampai melebihi dari 38 derajat C tanpa ada sebab yang jelas.
2. Lemah dan merasa keletihan sampai berlebihan.
3. Sensitif dengan cahaya sinar matahari.
4. Rambut yang mudah rontok.
5. Ruamkemerahan di bagian pipi.
6. Ruam kemerahan di bagian kulit.
7. Sariawan yang tidak sembuh-sembuh, di bagian rongga mulut.
8. Bengkak dan nyeri di bagian sendi dalam jangka yang lama.
9. Ujung jari yang terlihat pucat sampai berwarna kebiruanketika sedang dingin.
10. Nyeri di bagian dada, khususnya ketika sedang berbaring dan sedang menarik nafas.
11. Kejang-kejang dan merasa ada kelainan saraf yang lain.
12. Kelainan yang didapatkan dari hasil pemeriksaan dalam lab, berdasarkan saran dari dokter.
Berdasarkan Dr. Asjikin Imam Hidayat Dachlan, MHA menyatakan bahwa sebenarnya penyakit ini tidak menular. Namun, akan lebih baik bila segera dilakukan pemeriksaan sejak dini agar lebih mudah dalam menyembuhkannya.
Pemerintah telah menyusun sebuah metode untuk pengobatan menggunakan kebijakan khusus untuk layanan kesehatan untuk orang yang mengidap penyakit lupus. Hal ini berdasarkan dalam UU di nomor 40. Th 2004 Pasal 19 seputar jaminan kesehatan yang telah diselenggarakan nasional berdasarkan prinsip dari asuransi sosial dan juga ekuitas. Hal ini dikarenakan penyakit ini belum dapat disembuhkan. Sehingga, tujuan untuk pengobatan peyakit ini adalah agar mendapat remisi panjang, dan bisa mengurangi gejalanya, sekaligus mencegah terjadinya kerusakan pada organ dalam tubuh, dan juga dapat meningkatkan dari kesintasan.