BAHAYA dan WASPADA KANKER SERVIKS - Kanker Serviks atau biasa disebut dengan kanker leher rahim adalah salah satu jenis kanker yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) yang menyerang leher rahim. Dalam tahap awal, kanker serviks biasanya tidak terdapat gejala awal. Gejala yang paling umum terjadi adalah pendarahan pada vagina yang terjadi setelah berhubungan intim, setelah menopause atau diluar masa haid. Tetapi meskipun anda mengalami pendarahan, itu belum dapat dipastikan anda menderita kanker serviks, karena itulah untuk memastikannya, anda perlu menanyakan hal tersebut pada dokter.
Apakah Human Papilloma Virus (PMV) ??
Hampir dalam segala kasus kanker serviks disebabkan oleh HPV. Pengertian dari HPV sendiri adalah kumpulan jenis virus yang menyebabkan infeksi pada area kulit (epidermis), membran mukosa manusia dan juga organ kelamin seperti mukosa oral, esofagus, laring, trakea, konjungtiva, genital, dan anus. HPV sendiri tidak akan meyerang mukosa saluran pencernaan. Virus ini dapat ditularkan dengan hubungan intim, transmisi vertikal antara ubi dan bayinya dan juga penggunaan alat yang tercemar virus seperti sarung tangan, handuk, pakaian dan lain sebagainya. Masa inkubasi HPV 3-4 bulan (bervariasi 1 bulan hingga 2 tahun)
HPV Penyebab Utama Kanker Serviks
Hampir dalam semua kasus kanker serviks, penyebab utamanya dalah HPV. Ada banyak jenis HPV, namun dari banyaknya HPV ada dua jenis HPV yang sangat
BERBAHAYA yakni HPV 16 dan HPV 18. Kedua virus inilah yang mengakibatkan 70 % kasus kanker serviks dan meyebabkan
KEMATIAN. Wanita sering tidak menyadari jika sebenarnya infeksi ini sangatlah sering terjadi, meskipun banyak wanita yang mengalami namun tidak terjangkit kanker.
Saat terinfeksi HPV, sistem kekebalan tubuh seorang wanita akan mencegah virus untuk melukai tubuh, namun pada wanita, virus HPV ini dapat bertahan selama tahunan lamanya, hal inilah yang mengakibatkan sel - sel pada permukaan leher rahim berubah menjadi sel kanker.
Bagaimana Tanda Perempuan Terjangkit Kanker Serviks??
Kanker serviks memerlukan proses yang panjang antara 10 sampai 20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker yang awalnya terjadi karena sebuah infeksi. Karena itulah HPV sulit untuk dideteksi pada awal perkembangannya. Sangat dianjurkan untuk para wanita, agar melakukan test Pap Smear sedikitnya 2 tahun sekali. Meski sangat sulit dideteksi, namun ada beberapa ciri yang menandakan seseorang terjangkit kanker serviks atau tidak.
Tanda dan gejala terjangkit kanker serviks
- Saat sedang berhubungan badan, sering merasakan sakit yang juga diikuti dengan pendarahan (Contact Bleeding).
- Keputihan yang tidak normal juga disertai dengan pendarahan dengan jumlah berlebihan.
- Saat buang air kecil, sering merasa sakit
- Pada area sekitar pinggul, sering juga merasa sakit
- Pada masa menstruasi, darah yang keluar tidak seperti biasanya dan terlalu banyak.
- Untuk stadium lanjut, sering mengalami sakit pada bagian paha atau bengkak pada salah satu paha.
- Nafsu makan berkurang jauh.
- Berat badan naik dan turun alias tidak stabil.
- Susah untuk buang air kecil.
- Pendarahan terjadi diluar siklus menstruasi.
- Jika sudah menyebar kedaerah panggul, maka akan terasa nyeri pada bagian punggung.
- Pembesaran ginjal yang diakibatkan terhambat buang air kecil.
Hal Yang Dapat Anda Lakukan Agar Terhindar HPV
Ada beberapa hal yang dapat anda lakukan agar kanker serviks dapat dicegah, berikut penjelasannya.
- Hindari membersihkan area genital dengan air yang kotor
- Hentikan kebiasaan buruk menghisap tembakau
- Jagalah kesehatan tubuh dan juga sanitasi lingkungan anda
- Jangan berhubungan intim pada usia yang terlalu dini
- Setia pada pasangan anda dan tidak berganti pasangan yang disertakan melakukan hubungan suami istri
- Lakukan pemeriksaan pap smear 2 tahun sekali
- Lakukan vaksinasi HPV jika anda belum pernah melakukan hubungan intim.
- Banyaklah mengkonsumsi sayuran yang banyak mengandung betakaroten dan konsumsi vitamin E dan C.
Mungkinkah Kanker Serviks Dapat Disembuhkan??
Penderita kanker serviks umumnya pergi menemui dokter ketika penyakit tersebut telah mencapai stadium 3, karena memang sebelumnya tidak ada keluhan atau gejala apapun. Inilah inti permasalahnnyam ketika kanker serviks telah mencapai stadium 2 sampai 4, maka organ - organ tubuh telah terlanjur rusak contohnya seperti kandung kemih, ginjal dan lain sebagainya. Jika sudah begini, pengangkatan rahim tidaklah cukup untuk menyembuhkan penderita seperti semula. Diperlukan tahapan lain untuk benar - benar menyembuhkannya seperti radiasi dan kemoterapi. Semua pengobatan tersebut pun tidak dapat menjamin penderita akan sembuh 100%.
Jadi apa yang akan anda lakukan?
mengangkat rahim, radiasi, kemoterapi atau
mencegah dengan vaksinasi?
Adakah Obat Tradisional Kanker Serviks??
Untuk lebih meringankan kanker serviks pada wanita, ada beberapa pengobatan herbal yang dapat anda lakukan, selain dengan terus menjalani terapi dengan rutin agar hasil bisa lebih maksimal. Berikut ini adalah nama - nama ramuan tradisional dari tanaman herbal untuk kanker serviks.
- Tanaman Sarang Semut Papua: Di Indonesia bagian timur, ada sebuah pulau yang memiliki banyak tanaman herbal untuk membasmi kanker, tumor dan penyakit berat lainnya yakni SARANG SEMUT. Di dalam tanaman sarang semut, ada banyak kandungan antioksidan dan juga antikanker yang dapat menghentikan pertumbuhan dari sel kanker serviks, menghambat proses siklus pembelahan sel dan juga meningkatkan imunitas tubuh. Anda dapat membuat sendiri ramuan tersebut dengan cara merebus sarang semut dan meminumnya selama beberapa bulan secara rutin setiap hari dan melakukan check up untuk melihat hasilnya.
- Kunyit Putih: Kunyit putih yang memiliki nama Latin Curcuma Zedoaria adalah salah satu tumbuhan yang memiliki banyak khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit termasuk kanker serviks, pereda bau mulut, keracunan makanan, sakit gigi, gangguan pencernaan, batuk berdarah dan juga masuk angin. Terdapat tiga kandungan penting dalam kunyit putih yakni RIP (Ribosome Inacting Protein), anti-oksidan, dan anti-curcumin. Kandungan tersebut juga dapat menyembuhkan kanker, tumor, maag, ambeien, peradangan, amandel, nyeri haid, jerawat, bisul, darah tinggi, serangan jantung, stroke, asam urat, dan penurun kolesterol. Untuk membuat ramuan kunyit putih kanker serviks, anda harus meminta bantuan ahli obat herbal untuk membuatnya karena diperlukan takaran khusus dan tidak boleh sembarangan.
- Daun Sirsak: Daun sirsak memiliki banyak khasiat dalam menyembuhkan penyakit seperti membunuh cacing parasit, menyakit eksim, rheumatik, asam urat, hipertensi, nyeri sendi, mengecilkan bisul dan juga mengobati kanker serviks. Untuk membuat ramuan menyembuhkan kanker serviks dengan cara menyediakan 10 lembar daun sirsak tua lalu membersihkannya dengan air hangat dan rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa satu gelas saja, saring dan dinginkan air rebusan tersebut lalu minum 2x sehari masing - masing satu gelas sekali minum. Lakukan selama dua minggu dan lakukan pemeriksaan untuk mengetahui hasilnya.
- Tanaman Keladi Tikus: Keladi tikus termasuk kedalam tanaman jenis talas. Tanaman ini memiliki khasiat untuk mematikan sel kanker dan juga pertumbuhan dari sel kanker yang sama kandungannya pada tanaman kunit putih. Untuk membuat ramuan ini caranya adalah, rendam sebanyak 50 gram tanaman keladi tikus selama lebih kurang 1/2 jam lalu gosok perlahan sampai bersih dan tidak tersisa kotoran. Haluskan tanaman tersebut lalu peras dan saring dengan kain yang bersih. Tambahkan dengan 1/2 sendok makan madu hutan asli pada air perasan tanaman keladi tikus dan minum air perasan tersebut sebanyak 3x sehari. Obat ini tidak dapat disimpan, dengan kata lain harus segera diminum.
- Daun Belimbing: Daun belimbing dapat digunakan untuk menyembuhkan kanker serviks dengan cara menambahkan beberapa bahan lain kedalamnya. Caranya, siapkan 1/2 genggam daun belimbing, 1/2 lembar daun pepaya muda, 1/2 genggam daun cermai muda, 1/2 genggam daun bayam merah, satu buah wortel ukuran dua jari dan juga satu sendok makan madu murni. Haluskan semua bahan tersebut dan tambahkan 1/2 gelas air matang. Saring dan tambahkan satu sendok makan madu lalu minum sebanyak 1x sehari sebanyak 1 gelas setiap kali meminum.
- Tapak Dara: Tapak dara atau dalam bahasa ilmiah Catharanthus roseus ini memiliki senyawa bernama vinkristin dan vinblastin yang berkhasiat membunuh sel kanker. Caranya adalah dengan mencampur tanaman tapak dara dengan buah adas, kulit kayu pulasari dan gula merah. Rebus semua bahan dengan 3 gelas air sampai tinggal satu gelas, saring air rebusan tersebut untuk menghilangkan serbuk yang terbawa karena ditakutkan akan menghambat saluran pencernaan karena tidak bisa diolah oleh tubuh. Minum ramuan ini 3x sehari masing - masing 1/2 gelas sekali minum.
- Kulit Manggis: Tanaman ini mengandung Xanthone tinggi yang dapat membantu memperbaiki sel tubuh yang rusak. Sekarang ini, sudah banyak dijual dalam bentuk sirup dan tablet sehingga lebih praktis.
- Mengkudu: Banyak sekali khasiat dari tanaman mengkudu yang telah diteliti diantaranya adalah sebagi obat anti kanker dan mencegah perkembangan dari sel kanker. Caranya, ambil 3 buah mengkudu lalu peras dan tambahkan beberapa tetes madu lalu minum air perasan tersebut, jangan merebus air perasan air mengkudu karena dapat menghilangkan khasiat dari buah mengkudu tersebut.
Demikan ulasan dari
sehatpenting.com tentang kanker serviks, gejala kanker serviks dan cara mengobati serta pencegahannya. Semoga dengan artikel yang kami bagikan, dapat membuat kaum wanita Indonesia dapat terhindar dari salah satu penyakit ganas yang bernama kanker serviks ini. Tetaplah hidup sehat dan sayangilah tubuh anda.